Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Menhut: Sinergi dan Gotong Royong Penting Untuk Hadapi Karhutla

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta seluruh pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) meningkatkan kesiapsiagaan dan berpartisipasi aktif dalam pencegahan serta pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini dilakukan untuk melindungi areal kerja PBPH, kawasan hutan, masyarakat, dan kualitas udara dari dampak karhutla. Kementerian Kehutanan juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menyatakan dukungan anggotanya terhadap arahan pemerintah melalui penerapan SOP kesiapsiagaan dan pengendalian karhutla di areal kerja masing-masing. Hasil evaluasi sepanjang Agustus menunjukkan tren penanganan yang membaik di sejumlah wilayah. Namun, Menteri Kehutanan mengingatkan agar tidak berpuas diri, terutama dengan September sebagai periode krusial yang menuntut kewaspadaan, kesiapan personel dan peralatan, deteksi dini, serta koordinasi pemadaman yang terus diperkuat.

Kementerian Kehutanan telah mengembangkan sistem pemantauan digital berbasis data yang lebih presisi untuk mempermudah pemetaan lokasi yang membutuhkan penanganan cepat dan mendukung evaluasi kinerja para pengelola PBPH. Pengelola yang menunjukkan kinerja baik akan memperoleh penghargaan, sementara evaluasi objektif tetap dilakukan terhadap PBPH yang belum memenuhi standar kesiapsiagaan dan kepatuhan dalam pengendalian karhutla.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait