Menimbang Bahaya dan Efisiensi Wacana Pilkada Tanpa Wakil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana pilkada tanpa wakil kepala daerah sempat ramai dibahas di DPR. Usulan ini pertama kali diembuskan oleh Komisi II DPR Fraksi PKB Muhammad Khozin, yang juga mengusulkan agar wakil kepala daerah langsung ditunjuk oleh kepala daerah terpilih. Khozin beralasan bahwa wakil kepala daerah tidak memiliki wewenang lebih dan sering hanya digunakan sebagai pendulang suara. Menurutnya, solusi lainnya adalah memilih hanya kepala daerah tanpa wakil, agar tidak menjadi 'vote getter' semata. Usulan ini mendapat respons beragam dari berbagai pihak. Waketum PAN Saleh Partaonan Daulay menyatakan dukungan terhadap usulan ini, namun meminta kajian lebih lanjut. Sementara itu, Ujang Bey dari NasDem menyatakan bahwa kepala dan wakil kepala daerah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. PDIP, melalui Ganjar Pranowo, justru meminta pembentukan Pansus untuk membahas isu ini secara komprehensif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 11.02
Wacana Pilkada Tanpa Wakil, Partai Perindo Dorong Revisi UU Pemda Pertegas Kewenangan Pimpinan Daerah
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 10.04
Asal Mula Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mencuat di DPR
Berita terkait
DPR Lantik 2 Anggota PAW, Nessy Gantikan Tamanuri dan Mesakh Gantikan Paulus
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.18
Legislator PKB Usul Pilkada Tanpa Wakil, PAN: Usulan Bagus dan Simpatik
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.07
PKB Tolak Usulan PDIP soal Batas Maksimal Koalisi Capres di 2029: Tidak Urgent
kumparan · 22 September 2026 pukul 16.49
Komisi II Bentuk Panja RUU Pemilu Sebelum Reses DPR Pekan Depan
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 14.26