Menjelang Peringatan HUT RI, PA GMNI Singgung Pentingnya Menghadirkan PPHN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, DPP PA GMNI menekankan pentingnya adanya Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai konsensus nasional jangka panjang. Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI Abdy Yuhana menyampaikan amanat organisasi dalam acara bertajuk Ambeg Paramarta di Kantor DPP PA GMNI, Jakarta, pada Kamis (13/8). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Arief Hidayat, jajaran pengurus DPP, dan tokoh nasionalis seperti Theo L. Sambuaga hingga Ganjar Razuni.
Abdy menyatakan bahwa untuk menjaga kesinambungan arah pembangunan nasional secara jangka panjang, negara harus menghindari terjebak dalam penerapan produk hukum jangka pendek yang tidak partisipatif. Oleh karena itu, PPHN dianggap sebagai pedoman konstitusional yang harus disusun melalui proses demokratis dan melibatkan seluruh komponen bangsa.
Tanpa adanya haluan negara yang jelas, kata Abdy, pembangunan wilayah dan pengelolaan potensi ekonomi nasional berisiko kehilangan arah. Hal ini dapat mempersempit ruang fiskal negara akibat perencanaan belanja pembangunan yang tidak terarah. Abdy menekankan bahwa PPHN harus disusun melalui mekanisme yang konstitusional, demokratis, dan partisipatif agar dapat menjadi landasan yang kokoh bagi pembangunan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 01.18
Refleksi HUT Ke-81 RI, Arief Hidayat Singgung Pembangunan Semakin Jauh dari Cita-cita Kemerdekaan
Berita terkait
Ahmad Muzani Pastikan MPR Matangkan Formulasi Hukum PPHN
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.53
Kelompok DPD di MPR: Sidang Tahunan Harus Jadi Momentum Refleksi Kebangsaan dan Mempercepat Pembentukan PPHN
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.07
Dipimpin Muzani, Pimpinan MPR Serahkan Konsep PPHN ke Prabowo
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 18.54
Profil Kolonel Priyo Handoyo, Komandan Upacara Kemerdekaan di Istana
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 09.57