Menko Dudung Beber Tugas dari Prabowo: Ekspor Benur- Atasi Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamangan (Polkam) Dudung Abdurachman menyampaikan arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta ekspor ilegal benih bening lobster (BBL) atau benur. Menurut Dudung, kedua isu ini menjadi prioritas dalam tugasnya di Kemenko Polkam. Presiden juga memerintahkan agar tidak ada lagi kegiatan ilegal atau penyimpangan di Tanah Air, sehingga visi Asta Cita dapat terwujud lebih cepat. Dudung menekankan komitmen pemerintah untuk bekerja sama dengan kementerian terkait dalam menangani isu-isu ini secara maksimal.
Selain isu lingkungan dan ekspor, Presiden juga menginstruksikan agar situasi politik dan keamanan tetap kondusif, terutama di tengah tren gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). Dudung menyatakan bahwa pemerintah masih menunggu putusan dari Majelis Hakim MK sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuat persepsi sebelum keputusan hakim dijatuhkan, serta menegaskan bahwa pemerintah akan menghormati dan menjunjung tinggi apapun putusan MK untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.
Dudung juga menekankan pentingnya menegakkan supremasi hukum dalam menangani semua isu, baik di MK maupun lembaga lain. Dengan demikian, pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional selama proses hukum berlangsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 16.47
Menko Dudung Ungkap Arahan Prabowo soal Papua: Rebut Hati Rakyat
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 08.45
Dosen IPB Prediksi Akhir Gugatan Gibran di MK
Berita terkait
Menko Polkam Dudung Beber Tugas dari Prabowo: Ekspor Benur-Karhutla
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 17.36
Kejutan Besar Peta Politik! Pergantian Mendadak Kapolri Disebut Jadi Pukulan Telak Bagi Jokowi!
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 20.32
Demokrat Tak Cegah Orang Dekatnya Gugat Ijazah Gibran ke MK, Andi Mallarangeng: Kami Kaget
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 23.30
Beda dengan Ijazah Jokowi, Tokoh Partai Demokrat Nilai Polemik Ijazah Gibran Lebih Berat
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 21.39