Menkum Temui Gubernur Mualem Usai Ricuh Hari Damai Aceh, Ini yang Dibahas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4939598/original/078307500_1725807051-IMG_20240908_213106.jpg)
Kericuhan terjadi saat peringatan Hari Damai Aceh di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu (15/8/2026). Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (disebut sebagai Supratman Andi Agtas dalam teks) bertemu langsung dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf serta Wakil Gubernur dan seluruh DPRA Aceh untuk membahas kondisi pasca kejadian. Pertemuan ini dilakukan untuk berkonsultasi terkait pembahasan Undang-Undang Otonomi Khusus Aceh yang akan berakhir pada 2027. Menurut Menteri tersebut, ia menerima arahan khusus dari Presiden Prabowo untuk berkoordinasi dengan DPR dalam rangkaian pembahasan tersebut. Ia menyatakan bahwa pemerintah tetap akan menangani berbagai masalah di wilayah dari Sabang hingga Merauke. Dalam kesempatan yang sama, ia menargetkan agar pembahasan Otsus Aceh dapat selesai pada tahun 2026 ini. Ia juga meminta seluruh masyarakat Aceh untuk tetap bersatu dan menjaga persatuan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.45
Yusril Minta Semua Elemen Jaga Ketenangan dan Kedamaian di Aceh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.27
Dudung soal Ricuh di Aceh: Hanya Oknum, Rakyat Aceh itu NKRI
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.36
Usai Ricuh di Hari Damai Aceh, TNI AD Akan Dukung Tugas Polri Tegakkan Hukum
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.32
Heboh Penurunan Merah Putih, Sekjen PKS Yakin Masyarakat Aceh Tetap NKRI
Berita terkait
Soal Eskalasi di Aceh, Legislator: Disikapi Bijak, Rakyat Hidup Dalam Keadaan Berat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.18
KSAD Sebut Tak Ada Penambahan Pasukan di Aceh Usai Ricuh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.17
KSAD Maruli Pastikan Tak Ada Penambahan Personel TNI di Aceh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.12
Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Hari Damai Aceh
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.29