Mensos Gus Ipul Luruskan Data DTSEN dan Isu Pencoretan Penerima Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa data dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta BKKBN tidak mengandung kesalahan, melainkan merupakan bagian dari proses konsolidasi data nasional yang selanjutnya diverifikasi dan divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, BPS menjadi pengelola tunggal Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sementara kementerian dan pemerintah daerah membantu proses pemutakhiran. Data dari berbagai instansi, termasuk Kementerian ATR/BPN, digabungkan untuk memastikan akurasi kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Gus Ipul menjelaskan bahwa perubahan peringkat desil tidak otomatis menyebabkan pencoretan penerima bantuan sosial (bansos). Penetapan penerima bansos dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan hasil pemutakhiran data, dengan tetap tersedia masa sanggah dan pemutakhiran untuk penyaluran berikutnya. Masyarakat dapat memperbaiki data melalui aplikasi Cek Bansos atau jalur SIKS-NG yang dikelola oleh operator desa dan kelurahan.
Pemerintah juga tengah memperluas digitalisasi perlindungan sosial, yang telah diuji coba di Banyuwangi dan kini diterapkan di 42 kabupaten/kota. Sistem baru memungkinkan pengujian kelayakan penerima bansos menggunakan data lintas instansi pemerintah, sehingga mengurangi kesalahan sasaran akibat ketidakakuratan data. Gus Ipul mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi dan memperbaiki data agar distribusi bantuan lebih tepat sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 06.36
Kisruh Penyebab Desil Berubah, Mensos: Ada 12 Juta Data Baru dari BKKBN Belum Terverifikasi
kumparan · 5 September 2026 pukul 21.08
Gus Ipul : Data BKKBN Tidak Salah, Perubahan Desil Tak Otomatis Hentikan Bansos
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.07
Kemensos Tegaskan Kenaikan Desil Tak Otomatis Bikin Bansos Hilang
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.53
Kemensos: Desil Bukan Penentu Kaya atau Miskin
Berita terkait
Gus Ipul Ajak Masyarakat Aktif Koreksi Data Penerima Bansos
Detik.com · 2 September 2026 pukul 18.42
Direktur ICI Sebut Data DTSEN Terus Diperbarui, Bukan Dipangkas
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.56
Gus Ipul Ungkap Penyebab Status Desil di DTSEN Sempat Berubah Drastis
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.13
Gus Ipul Ungkap Penyebab Perubahan Desil DTSEN: Ada Data Baru Masuk dari BKKBN
kumparan · 4 September 2026 pukul 11.46