Mensos Sebut 31 Ribu Warga Mengungsi Imbas Gempa M 7 di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan bahwa gempa bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus lalu menyebabkan lebih dari 31.000 orang mengungsi dan 16.000 kepala keluarga terdampat. Gempa tersebut mempengaruhi sembilan wilayah di tiga provinsi, yaitu enam di NTT, dua di Sulawesi Selatan, dan satu di Nusa Tenggara Barat. Hingga saat ini, tercatat 70 orang meninggal dunia dan 665 orang luka, dengan jumlah korban masih dalam proses penilaian akibat ada yang luka berat. Pemerintah bersama TNI-Polri dan berbagai kementerian sedang melakukan evakuasi serta penyaluran bantuan logistik ke lokasi terdampat. Bantuan yang dibutuhkan saat ini meliputi makanan, perlengkapan pengungsian seperti tenda dan selimut, pakaian khususnya untuk ibu dan anak-anak, serta perlengkapan bayi. Selain itu, tim juga sedang memperbaiki infrastruktur seperti jalan yang rusak akibat tanah longsor, jaringan listrik, dan sinyal telekomunikasi untuk memastikan akses bantuan ke wilayah terpencil. Tiga jenis pengungsi teridentifikasi: yang terkonsentrasi di shelter, yang bersifat mandiri, dan yang berada di daerah terisolir yang masih dalam proses identifikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 19.47
31 Ribu Warga Mengungsi akibat Gempa NTT, Kemensos Gelontorkan Rp14 Miliar
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
Kapolri: 27.700 Pengungsi Gempa NTT Tersebar di 107 Titik Pengungsian
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.47
Hari Keempat Gempa NTT, 70 Orang Meninggal dan 1.182 Luka-luka
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.27
Update Korban Gempa NTT: 70 Meninggal, 132 Terluka
Berita terkait
Kapolri Tinjau Lokasi Terdampak Gempa NTT dan Serahkan Bantuan
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.16
Bawa 247 Ton Bantuan, Kapolri Pastikan Korban Gempa NTT Terpenuhi
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.25
BNPB: Sebagian objek wisata utama di NTT ditutup sementara pascagempa
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 13.35
Bantuan Terus Mengalir untuk Korban Gempa NTT
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 06.15