Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mentan Amran dan Komnas Perempuan Kolaborasi untuk Perlindungan

Komnas Perempuan bertemu langsung dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kementerian Pertanian pada Kamis (13/8/2026) untuk mengklarifikasi polemik terkait pernyataan Amran yang berkembang di ruang publik. Hasil pertemuan menunjukkan bahwa isu telah selesai dan tidak perlu lagi diperdebatkan. Komnas Perempuan mengonfirmasi bahwa Kementerian Pertanian telah mengadopsi prinsip pengarusutamaan gender dalam pembangunan dan programnya. Beberapa posisi kepala bagian di Kementan bahkan diisi oleh perempuan, dan keterlibatan perempuan dilakukan secara menyeluruh mulai dari perencanaan hingga evaluasi.

Amran menjelaskan bahwa polemik bermula dari upaya pemerintah menanggapi keluhan peternak ayam terkait harga telur di Surabaya, yang tidak optimalnya penyerapan telur oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Muncul pembicaraan tentang seorang pegawai yang sedang mengandong dan memiliki tugas dengan mobilitas tinggi. Amran menegaskan tawaran kerja di Kementan bukanlah hukuman atau diskriminasi, tetapi berdasarkan prinsip meritokrasi tanpa melihat gender, suku, agama, atau asal daerah.

Pertemuan ini berkembang menjadi momentum kolaborasi antara Kementan dan Komnas Perempuan untuk isu perlindungan perempuan, termasuk program pertanian yang melibatkan perempuan dan masyarakat terdampak bencana. Amran menekankan bahwa perempuan sektor pertanian mencapai sekitar 50 persen, sehingga keterlibatan mereka menjadi kunci keberhasilan pembangunan pertanian yang inklusif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait