Menteri P2MI Targetkan MoU Pekerja Migran RI-Malaysia Rampung Oktober
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyatakan bahwa pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia dengan Malaysia ditargetkan ditandatangani pada Oktober 2026. Pembahasan teknis antara kedua negara dijadwalkan selesai pada September 2026, diikuti dengan pertemuan tingkat tinggi pada Oktober sebagai langkah menuju penandatanganan MoU. Langkah ini juga bertujuan membuka ruang penambahan kuota bagi pekerja migran sektor formal, khususnya yang memiliki keterampilan menengah hingga tinggi. Dalam pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato' Seri Ahmad Zahid bin Hamidi, di Istana Wakil Presiden, Mukhtarudin meminta dukungan untuk mempercepat proses finalisasi MoU, baik untuk sektor informal maupun formal. Pemerintah Malaysia menyambut baik rencana ini dan akan melakukan koordinasi internal untuk mempercepat prosesnya. Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya pelindungan yang baik bagi pekerja migran selama bekerja di Malaysia, sekaligus memperkuat tata kelola penempatan tenaga kerja Indonesia ke pasar kerja formal Malaysia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 September 2026 pukul 19.04
Menteri P2MI Sebut Masalah Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Makin Kecil
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.54
Menteri P2MI Dampingi Wapres Kebut MoU Perlindungan Pekerja Migran
Berita terkait
Setahun Menjabat, Menteri P2MI Perkuat Pelindungan dan Kualitas PMI
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.57
Perkuat Sinergi Indonesia–Malaysia dalam Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 17.38
Pemerintah Berikan Penegasan Status Kewarganegaraan 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 11.27
Menteri P2MI dan Menteri Ekonomi Albania Bertemu, Deal Kerja Sama Ini
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.49