Menteri PPPA Sebut Ada Santri Trauma Setelah Keracunan MBG Massal di Sidoarjo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyatakan bahwa sejumlah anak di Pondok Pesantren Manbaul Hikam Sidoarjo mengalami trauma setelah diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Kalitengah. Ia mengunjungi korban di RSUD Notopuro pada Jumat (4/9) dan menyatakan siap memberikan pendampingan psikologi bila diperlukan. Namun, keputusan pemberian bantuan tersebut masih menunggu koordinasi dengan pengasuh pondok pesantren dan Bupati Sidoarjo. Arifa menekankan bahwa jika pondok pesantren mampu melakukan trauma healing secara mandiri, pemerintah siap mendukung. Sebaliknya, jika pendampingan tambahan diperlukan, kolaborasi akan dilakukan agar anak-anak dapat kembali ke sekolah dengan baik. Selain itu, Arifa juga menyampaikan pentingnya edukasi gizi bagi anak, termasuk menghindarkan konsumsi makanan cepat saji.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 September 2026 pukul 19.06
Kemenag Buka Suara Soal Santri Keracunan MBG di Sidoarjo: Dapur Pemasok Disetop
kumparan · 4 September 2026 pukul 16.15
Kemenkes Kaji Banyaknya Keracunan MBG, Akan Beri Masukan ke BGN
Detik.com · 4 September 2026 pukul 14.42
BGN Copot Kepala SPPG Kalitengah Sidoarjo Usai 730 Santri Keracunan MBG
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.17
Bos BGN Buka Hasil Investigasi Sementara Keracunan MBG di Sidoarjo
Berita terkait
Buntut Keracunan MBG di Sidoarjo, Kepala SPPG Kalitengah Dicopot BGN
JawaPos · 4 September 2026 pukul 13.46
Update Santri di Sidoarjo Korban Keracunan MBG Tembus 746 Orang
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 12.17
Bertambah, Pasien Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Capai 730 Orang
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 10.35
Komisi IX DPR Minta Satgas Dibentuk Buntut Kasus Keracunan MBG
Detik.com · 4 September 2026 pukul 10.21