Jelang Muktamar NU, Pakar Politik Nilai Konsolidasi Dukungan Pemilik Suara Hal yang Wajar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menjelang Muktamar NU ke-35 di Jombang, terdapat dokumen yang menunjukkan pola konsolidasi pemilik suara terhadap pihak tertentu. Pakar politik Adi Prayitno menilai pendekatan ini hal lazim dalam kontestasi pemilihan organisasi, di mana kandidat berupaya memperoleh dukungan dari pengurus wilayah dan cabang yang memiliki hak pilih. Praktik konsolidasi ini perlu dilihat dari perspektif independensi pemilik suara, namun keputusan untuk menolak atau menerima tetap ada di tangan pengurus cabang dan wilayah. Adi menekankan bahwa setiap tim sukses secara alami akan melakukan upaya mengonsolidasikan dukungan dari pihak yang berhak memilih.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 21.43
Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 15.47
Memperkuat AHWA, Menata Kepemimpinan NU
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 09.44
Wasekjen PBNU: Jangan karena Muktamar, Sesama Warga NU Saling Menjatuhkan
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.45
Menjelang Muktamar Ke-35 NU, Kiai Mukti Ali Sebut Ulama yang Terlibat Konflik NU Tak Layak Jadi Anggota AHWA
Berita terkait
Pengamat: NU harus Jaga Jarak dari Kelompok Penguasa
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 14.40
H-5 Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Optimistis Raih 60% Pemilik Suara
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 21.33
Survei PPI: Mayoritas Warga NU Ingin Organisasi Fokus Urusan Agama dan Umat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.44
Gus Lilur Minta Jangan Bawa-bawa Nama Presiden untuk Intervensi Muktamar NU
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.04