Menyoal Sarjana Menganggur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengangguran di Indonesia turun menjadi 7,22 juta pada Mei 2026, namun sebagian besar penganggur kini berasal dari lulusan pendidikan tinggi. Porsi penganggur lulusan D4/S1/S2/S3 naik dari 12,37% pada November 2025 menjadi 14,31% pada Mei 2026, setara dengan sekitar 1,03 juta orang. Data Karier Hub Kementerian Ketenagakerjaan 2024 menunjukkan 60.954 pencari kerja sarjana bersaing untuk hanya 13.478 posisi tersedia, sementara 51,1% kuota lowongan ditujundakan untuk lulusan SMA/SMK. Laporan BPS Februari 2026 menunjukkan 15,83 juta lulusan sarjana bekerja, dengan 56,9% (9,01 juta) terkonsentrasi di sektor pendidikan, administrasi pemerintahan, dan perdagangan. Ketimpangan ini disebabkan oleh ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja, serta struktur ekonomi yang belum cukup menciptakan lapangan kerja berkualifikasi tinggi.
Bagikan
Berita terkait
Saat Ijazah S1 Tak Lagi Jaminan: Cerita Sarjana Jualan Sempol hingga Jaga Toko
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.35
Sinyal Bahaya Ekonomi AS: Pekerjaan Hilang, Warga Terjebak
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 10.29
Kenapa Banyak Lulusan SMK Jadi Nganggur?
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 06.52
Pengangguran RI Terbanyak Lulusan SMA, Tapi Porsi Sarjana Terus Naik
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 16.05