Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mohammed Bagher Ghalibaf, negosiator utama Iran, menyatakan Selat Hormuz tetap ditutup sampai AS memenuhi tuntutan Iran, termasuk pencabutan blokade angkatan laut, penghapusan sanksi minyak, dan pencairan aset. Konflik memicu perang sejak 28 Februari setelah serangan AS-Israel terhadap Iran. Upaya diplomatik sejak 8 April menghentikan pemboman intensif, namun bentrokan sporadis masih terjadi di sekitar Selat Hormuz. Iran memegang kontrol penuh selat tersebut dengan mewajibkan izin transit, sementara negosiasi dengan Oman berlangsung untuk menentukan rute pelayaran aman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
Ketua Parlemen Iran Tuding AS Cekik Teheran Demi Konsesi Ilegal
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.05
Trump Klaim Selat Hormuz, Iran 'Caplok' California
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 18.50
Iran Bakal Gunakan Senjata Lebih Presisi Jika Perang Kembali Pecah
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.37
Iran Sudah Babak Belur Dihajar Amerika, tetapi Mengklaim Punya Senjata Rahasia
Berita terkait
Presiden Trump Sebut AS akan Memenangkan Perang Iran, Selat Hormuz Menjadi Selat Trump
VOI · 10 September 2026 pukul 12.00
AS Lancarkan Serangan Terhadap Target IRGC Iran
VOI · 2 September 2026 pukul 07.05
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Mojtaba Bilang AS Akan Hengkang dari Timur Tengah usai Terima Pukulan Menyakitkan
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 10.39