Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mohammed Bagher Ghalibaf, negosiator utama Iran, menyatakan Selat Hormuz tetap ditutup sampai AS memenuhi tuntutan Iran, termasuk pencabutan blokade angkatan laut, penghapusan sanksi minyak, dan pencairan aset. Konflik memicu perang sejak 28 Februari setelah serangan AS-Israel terhadap Iran. Upaya diplomatik sejak 8 April menghentikan pemboman intensif, namun bentrokan sporadis masih terjadi di sekitar Selat Hormuz. Iran memegang kontrol penuh selat tersebut dengan mewajibkan izin transit, sementara negosiasi dengan Oman berlangsung untuk menentukan rute pelayaran aman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 05.05
Ketua Parlemen Iran Kecam Menhan-Menkeu AS: Mereka Gerombolan Badut
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 22.12
Trump Unggah Peta Selat Hormuz Wilayah Baru AS, Ini Reaksi Iran
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.09
Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Tuntaskan Negosiasi
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 17.15
Ghalibaf: Selat Hormuz akan Tetap Ditutup hingga AS Penuhi Ketentuan MoU
Berita terkait
Presiden Trump Mengatakan Iran Harus Menyerah untuk Mengakhiri Perang
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 08.00
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
2 Kapal Minyak UEA Diserang Saat Melintasi Selat Hormuz
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 13.16
Mulai Pekan Depan. AS Siapkan Isolasi Ekonomi Iran Lebih Keras dari Sebelumnya
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.44