Xi Jinping Tantang Pengaruh AS di Timur Tengah: ‘Campur Tangan Eksternal Harus Ditolak’
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden China Xi Jinping mendukung negara-negara Timur Tengah untuk menolak campur tangan pihak eksternal dan membangun arsitektur keamanan baru di kawasan. Pernyataan ini disampaikan saat pertemuan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada 2 September 2020. Xi menekankan bahwa rakyat Timur Tengah harus menjadi penguasa urusan sendiri dan menolak intervensi asing. China dan Mesir bersama-sama menentang unilateralisme dan tindakan intimidasi, sekaliguna dengan upaya Beijing memperluas pengaruhnya di kawasan yang sedang mengalami ketegangan antara AS dan Iran. Kunjungan Xi ke Timur Tengah ini pertama kalinya dalam empat tahun, sementara mitra-mitra AS di kawasan mulai meninjau ulang hubungan strategis mereka. Konflik yang dipicu serangan AS terhadap Iran telah mengganggu perdagangan dan mengguncang perekonomian kawasan. Mesir, yang menerima bantuan militer AS sebesar US$1,3 miliar tahunannya, juga meningkatkan kerja sama dengan China. Di tengah ketegangan di Selat Hormuz, Xi menyatakan China siap membantu menjaga keamanan jalur pelayaran internasional dan mendorong solusi keamanan bersama. Isu Palestina tetap menjadi prioritas, dengan dukungan China terhadap peran PBB dan penolakan terhadap standar ganda dari kekuatan eksternal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.06
Jarang-jarang Kunker ke Mesir, Xi Jinping Bicara Nasib Timur Tengah
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 20.31
Mesir dan China Tolak Pengusiran Paksa Warga Gaza oleh Israel, Tegaskan Dukung Negara Palestina
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.30
Kirim Pembalasan, Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan UEA
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.47
Amerika Kembali Bombardir Iran, Donald Trump Sebut demi Timur Tengah
Berita terkait
Mesir & AS Desak Pelaksanaan Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.45
China Sudah Unggul Jauh Raja Dunia Baru, Amerika Makin Tertinggal
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.15
Amerika Mengaku Salah Bilang Banyak Korban China, Faktanya Berbeda
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 07.45
Kremlin Sebut Putin-Trump-Xi Mungkin akan Bertemu di Sela-sela KTT APEC
VOI · 3 September 2026 pukul 07.45