Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mesir Tegaskan Terusan Suez Tidak Akan Digunakan untuk Lunasi Utang Negara

Pemerintah Mesir menegaskan bahwa Terusan Suez tidak akan digunakan untuk melunasi utang negara atau dialihkan ke Bank Sentral Mesir. Pernyataan ini disampaikan untuk menangkal spekulasi terkait usulan pengalihan aset strategis demi mengurangi beban fiskal. Kabinet menyatakan bahwa gagasan tersebut hanya merupakan "pandangan pribadi" dan tidak mencerminkan kebijakan resmi.

Usulan yang beredilang dikaitkan dengan pernyataan Hassan Heikal, seorang penasihat menteri, yang menyarankan penggunaan kepemilikan saham di perusahaan milik negara atau Terusan Suez untuk menyeimbangkan utang domestik. Pemerintah menolak gagasan ini, menjelaskan bahwa pemindahan aset antarlembaga publik tidak akan mengurangi total kewajiban negara secara keseluruhan.

Sebagai alternatif, pemerintah menekankan penanganan utang melalui langkah-langkah teknis fiskal yang lebih komprehensif. Pemerintah juga baru saja menyelesaikan kesepakatan pelunasan utang sebesar 88,3 miliar pound Mesir (sekitar Rp30,7 triliun) milik Otoritas Media Nasional (Maspero) kepada Bank Investasi Nasional, meski detail aset yang terlibat tidak diungkapkan secara publik.

Berita terkait