Iran Berharap Negosiasi dengan AS Kali Ini Mungkin akan Lebih Serius
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan optimisme bahwa negosiasi damai yang melibatkan Pakistan dan Qatar sebagai perantara kini lebih serius dibandingkan perundingan sebelumnya. Pernyataan ini muncul ketika perundingan antara Iran dan AS masih terhambat. Meskipun Presiden AS Donald Trump sebelumnya menolak isyarat kemungkinan konsesi dari Iran, Araghchi menyampaikan harapan bahwa negosiasi kali ini dapat selesai lebih cepat. Iran juga menanti tanggapan akhir dari pihak AS terkait proposal perdamaian terbaru yang diajukan. Di sisi lain, retorika militer tetap kuat dari berbagai tokoh Iran termasuk Ketua Parlemen Ghalibaf dan Pemimpin Tertinggi. Mereka menegaskan bahwa Iran tidak akan goyah atau gentar menghadapi kehadiran pasukan AS, dan siap mempertaharkan diri secara militer jika diperlukan. Kekuatan militer tetap menjadi bagian penting dari sikap Iran dalam perundingan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.30
Heboh Teror Pangkalan AS: 5 Tersangka Bebas, Iran Ngamuk-Trump Protes
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 13.00
Rudal Anti-Kapal Iran Hantam AS, 8 Tentara Jadi Korban
Detik.com · 28 September 2026 pukul 23.53
Mojtaba Sebut Iran Pukul Telak Pasukan AS: Laut Arab Segera Bebas dari Mereka
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.33
Trump Ingin Nego Lagi tapi Iran Tak Sudi
Berita terkait
Janji Beri Kejutan ke AS, Iran Andalkan Teknologi Militer Baru
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 20.20
Presiden Iran Ingatkan Respons Tegas Jika AS Lanjutkan Serangan
Detik.com · 26 September 2026 pukul 17.54
Diam-Diam AS-Iran Mulai Negosiasi Rahasia, Sepakat Hentikan Perang?
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 08.05
AS Tingkatkan Aktivitas Militer di Dekat Iran, Kerahkan Pesawat Mata-mata hingga 12 Jet Tempur F-16
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 06.22