Militer Israel Krisis Anggaran Rp216 Triliun akibat Perang Berkepanjangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Israel mengaku dalam krisis finansial serius dengan kekurangan anggaran mencapai 40 miliar shekel (Rp216 triliun). Defisit ini terjadi setelah Israel menguras persediaan dan personel cadangan selama operasi militer intensif sejak Oktober 2023. Pejabat militer senior termasuk Kepala Staf Militer menyampaikan kekhawaturan kepada pemerintah, mendesak tambahan anggaran untuk menjaga kesiapan operasional dan memulihkan kemampuan tempur. Kondisi memaksa pemerintah Israel menentukan prioritas penggunaan dana untuk operasi aktif, pengisian ulang gudang senjata, serta persiapan konflik baru.
Bagikan
Berita terkait
Netanyahu Kecam Film NAZA: Ini Mengejutkan, Tidak Dapat Ditoleransi
kumparan · 15 September 2026 pukul 04.00
Serangan Houthi lukai 73 warga sipil di Arab Saudi bagian selatan
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 15.48
Aliansi Baru Timur Tengah Pacu Kolaborasi Industri Pertahanan
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.44
Aliansi Baru Timur Tengah, Turki-Saudi-Pakistan Siapkan Kekuatan Bersama
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.34