Mintarsih Bantah Isi Film AI Prof. Djokosoetono dan Ungkap Fakta Sebenarnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dr. Mintarsih A. Latief, psikiater dari Fakultas Kedokteran UI, membantah klaim dalam film AI yang menghubungkan Prof. Djokosoetono dengan Blue Bird. Ia menjelaskan bahwa Blue Bird didirikan enam tahun setelah Prof. Djokosoetono meninggal, sehingga tidak mungkin ia terlibat langsung dalam pendirian perusahaan. Menurut Mintarsih, kejujuran yang dikaitkan dengan Prof. Djokosoetono justru disalahgunakan untuk menyudutkan nama baiknya. Ia mengungkapkan bahwa semula Blue Bird dikenal jujur, namun kejujuran itu punah akibat ambisi kekayaan para pendiri lainnya. Mulai dari dugaan penganiayaan terhadap pemegang saham wanita berusia 74 tahun hingga penculikan saudara kandungnya, yang dilaporkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Akhirnya, semua pemegang saham yang bukan Purnomo atau Brigjen Pol. Chandra kehilangan sahamnya dalam dugaan rampasan yang meluas. Berita dari Monetary Authority of Singapore (MAS) pada 10 Oktober 2017 menyebutkan adanya aset klien Indonesia di Unit Trust Standard Chartered di Guernsey yang dipindahkan ke Singapura pada akhir 2015. Hal ini kemudian dilaporkan ke PPATK dan diikuti berita di surat koran Indonesia pada 21 November 2017 tentang dugaan pencucian uang melibatkan perusahaan angkutan besar di Indonesia. Mintarsih menegaskan bahwa cerita sebelum berdirinya Blue Bird perlu diperbaiki agar tidak menyudutkan nama baik Prof. Djokosoetono sebagai seorang guru besar hukum yang dikenal kejujurannya.
Bagikan
Berita terkait
Mintarsih Mengaku 55 Tahun Jadi Pemegang Saham Blue Bird, tetapi Deviden Tidak Pernah Dibayar
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 21.07
Mintarsih Mengaku Tetap Perjuangkan Hak Kepemilikan Sahamnya di Blue Bird
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 19.00
FFS Nasional 2026 Smekdor Buka Lomba Film Berbasis AI, Siapkan Hadiah Rp20 Juta
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 18.00
Laba Bersih Blue Bird Capai Rp 323,8 Miliar, Lini Taksi Jadi Penyumbang Terbesar
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.10