Modernisasi Membutuhkan Mitra Jangka Panjang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel membahas perdebatan kebijakan Indonesia terkait investasi jangka panjang dan modernisasi industri. Sejumlah investor Tiongkok menyampaikan kekhawatiran terhadap prediktabilitas kebijakan, koordinasi antarlembaga, serta isu seperti kuota pertambangan, perpajakan, dan perizinan. Narasi 'eksodus investasi Tiongkok' di media sosial justru tidak sepenuhnya sesuai fakta. Indonesia sedang transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 dengan fokus hilirisasi sumber daya mineral, pengembangan kapasitas industri, serta investasi berkualitas. Data 2025-2026 menunjukkan realisasi investasi melampaui target, dengan pertumbuhan signifikan di sektor hilirisasi dan lebih dari 700 ribu lapangan kerja. Kebijakan tidak bersifat konflik antara transformasi industri dan investasi asing, melainkan keduanya harus berjalan bersama dengan regulasi yang stabil, transparan, dan dapat diprediksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.03
Prabowo dan Jalan Kebangkitan Indonesia
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 08.45
Prabowo Targetkan Lifting 610 Ribu Barel per Hari, 3 Strategi Kementerian ESDM Dianggap Tepat
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19
Hilirisasi Jadi Fokus Investasi 2027, Rosan Bidik Sektor Nonmineral
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Video: Gali Potensi Mineral Kritis dan EBT, RI Incar Investor Teknologi
Berita terkait
Menperin Fokus Industrialisasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2027
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.28
Ekonomi RI Menunjukkan Daya Tahan di Tengah Tekanan Global dan Regional
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.01
Menperin: Industrialisasi Jadi Kunci Prabowo Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 12.00
Pemerintah Bidik Realisasi Investasi Rp2.322 Triliun di 2027
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.00