Momentum HUT RI, Asosiasi Buruh Desak 3 Poin pada Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) mendesak pemerintah untuk mengambil langkah nyata dalam memenuhi tiga tuntutan penting bagi kaum buruh. Presiden Aspirasi, Mirah Sumirat, menyatakan bahwa kemerdekaan sejati bagi para pekerja harus diwujudkan melalui penyediaan pekerjaan yang layak, kepastian hubungan kerja, upah yang adil, serta jaminan perlindungan sosial yang berkelanjutan.
Poin pertama yang didesak adalah percepatan penyelesaian dan pengesahan RUU Perampasan Aset. Pemberantasan korupsi dinilai krusial untuk memulihkan kepastian hukum dan menarik investasi sehat yang mampu membuka lapangan kerja baru. Terkait hal tersebut, poin kedua menuntut pemerintah fokus menciptakan lapangan kerja formal yang produktif dan berkualitas dengan cara memperkuat industri nasional serta melindungi sektor-sektor padat karya.
Poin ketiga menuntut pemerintah segera menghentikan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang menimpa berbagai sektor. Aspirasi meminta penguatan fungsi pengawasan ketenagakerjaan dan peningkatan dialog sosial secara transparan antara pemerintah, pengusaha, serta serikat buruh agar hak-hak tenaga kerja tetap terlindungi di tengah ketidakpastian ekonomi.
Bagikan
Berita terkait
4 Tuntutan Buruh Disampaikan KSPI kepada Pemerintah
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.00
PT GNI di Morowali PHK 1.900 Karyawan, Ternyata Ini Biang Keladinya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.55
Pimpinan Tinggi Pengusaha-Buruh Bertemu, Berencana Mau ke Luar Negeri
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.15
Ribuan Pekerja Jatim Terancam PHK, Renny Singgung BLK Jangan Jadi Pabrik Sertifikat
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.10