Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Motor Listrik Nasional Berpotensi Acak-acak Peta Persaingan Pasar Roda Dua, Ini Catatannya

Program Motor Listrik Nasional (Molinas) diproyeksikan menjadi pemicungkin bagi industri otomotif Indonesia untuk beralih dari sekadar menjadi pasar konsumen menjadi produsen kendaraan listrik. Menurut Djoko Setijowarno dari Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), inisiatif ini berpotensi memecah dominasi merek impor dan oligopoli produsen konvensional di tengah proses elektrifikasi. Namun, Molinas masih menghadapi rintangan signifikan dari produk asal China yang mendominasi lebih dari 70% rantai pasok global kendaraan listrik. Persaingan ini melibatkan industri yang masih berkembang di Indonesia melawan produsen global yang telah mapan dengan infrastruktur pasokan yang kuat. Tantangan struktural ini menuntut strategi khusus agar program nasional dapat bersaing secara efektif di pasar domestik maupun ekspor.

Peluncuran Molinas juga mencakup pengembangan ekosistem pendukung, seperti yang dilakukan Presiden Prabowo di Cikarang. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan infrastruktur yang diperlukan bagi adopsi kendaraan listrik, termasuk produksi, pengisian, dan pemeliharaan. Dengan dukungan kebijakan dan industri lokal, Molinas diharapkan dapat memperkecil kesenjangan dengan produsen asing, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi pemain kunci dalam pasar roda dua berbasis listrik di kawasan Asia Pasifik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait