Produsen asal China Bangun Pabrik Mobil di AS, Trump Sudah Bilang OK!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap produsen otomotif asal China yang ingin membangun pabrik dan merakit mobil di Amerika Serikat, asalkan perusahaan tersebut mempekerjakan warga AS. Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menekankan bahwa investasi asing langsung di dalam negeri memberikan manfaat bagi pekerja lokal, seperti yang telah dilakukan produsen Jepang sebelumnya. Namun, Trump menegaskan penolakannya terhadap produsen China yang menggunakan Meksiko sebagai pangkalan produksi untuk mengekspor kendaraan ke pasar AS. Pernyataan ini muncul menjelang rencana pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Washington. Sementara itu, sejumlah anggota parlemen dan industri otomotif AS, termasuk Senator Demokrat dari Michigan Elissa Slotkin, menyuarakan kekhawatiran terhadap kemungkinan pembukaan pasar bagi kendaraan China. Slotkin memperingatkan bahwa izin mobil China dijual di AS sebagai bagian dari kesepakatan dagang dapat menjadi kesalahan strategis. Pemerintahan sebelumnya telah menerapkan aturan yang membatasi akses produsen China ke pasar mobil AS, termasuk tarif lebih dari 100 persen terhadap kendaraan listrik asal China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.00
Raksasa Otomotif "Korban China" Bakar Rp334 T Demi PHK 60.000 Karyawan
VOI · 10 September 2026 pukul 17.00
Donald Trump Ungkap Menteri Keuangan AS Pernah Minta Serangan ke Iran Ditunda
VOI · 10 September 2026 pukul 16.00
Presiden Trump Sebut AS Kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 13.57
Donald Trump Tegaskan AS tidak Upayakan Perundingan dengan Iran
Berita terkait
Rombongan Taipan China Mau Serbu Gedung Putih, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.20
China Tegaskan Kerja Samanya dengan Iran Patuhi Hukum Internasional
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 17.27
China Tolak ‘Economic D-Day’ Trump terhadap Iran, Sebut Sanksi Tak Menyelesaikan Masalah
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 16.00
Presiden Trump Memperkirakan Perang Iran akan Berakhir Setelah Pemilihan AS
VOI · 10 September 2026 pukul 11.00