Muktamar NU Ubah Cara Pilih Ketum PBNU, Tak Lagi Dipilih Langsung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muktamar NU ke-35 di Jombang mengubah cara pemilihan Ketua Umum PBNU. Sekarang ketua umum tidak dipilih langsung oleh pemilih, melainkan melalui usulan nama dari wilayah dan cabang. Setiap wilayah/cabang mengusulkan 1-5 nama, lima teratas diserahkan ke Rais Aam untuk dimusyawarahkan bersama Ahlul Halli wal Aqdi. Perubahan memperkuat peran Syuriyah dalam struktur organisasi. KH Miftachul Akhyar terpilih kembali sebagai Rais Aam, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum. Lebih dari 3.000 peserta dari 38 PWNU, 523 PCNU, 33 PCI NU mengikuti muktamar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 16.02
Tutup Muktamar, Prabowo Tunggu Darmabakti NU
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 09.00
AHWA Jadi Pilihan Muktamar NU, 401 Peserta Setuju Ubah Sistem Pemilihan
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 07.55
Muktamar ke-35 NU: Hari Ini Pemilihan Ketua Umum, 5 Calon Sepakat Mekanisme AHWA, Ini Daftar Namanya
ANTARA News · 29 Agustus 2026 pukul 19.36
Muktamar NU putuskan voting sebagai mekanisme pemilihan Ketum PBNU
Berita terkait
Muktamar Ke-35 NU: Miftahul Akhyar Kembali Dipilih Jadi Rais Am PBNU
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 07.15
Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 22.00
Muktamar NU: 5 Caketum Sepakat Pemilihan via AHWA, Kiai Zulfa Ungkap Alasannya
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 17.36
Meski Didesak Mundur, Dukungan ke KH Miftahul Akhyar Mengalir di Muktamar NU
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.16