Muzani Bicara Demokrasi Indonesia Sudah Final: Tak untuk Diubah, tapi Diperkuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua MPR Ahmad Muzani menyatakan demokrasi telah menjadi pilihan final bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dengan rakyat. Ia menekankan bahwa kritik dan gugatan terhadap demokrasi seharusnya menjadi momentum memperkuat sistem, bukan mengubahnya. Muzani menyoroti bahwa negara Barat mulai mempertanykan efektivitas demokrasi dan kapitalisme setelah mengamati pertumbuhan ekonomi China, Vietnam, dan Rusia yang lebih tinggi daripada negara Barat. Ia menyatakan Indonesia perlu memahami demokrasi sebagai cara mengelola perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa yang beragam dalam masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 02.30
Bikin Lawan Politik Ketar-ketir, Jokowi Ungkap Alasan Pilih Umumkan Status PSI-nya di Bandung
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 20.13
Jokowi Ungkap Gabung ke PSI Sejak Oktober 2025, Pamer Kartu Anggota
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 17.04
Banyak yang Enggak Percaya Jokowi Anggota PSI
Berita terkait
Ambang Batas Parlemen 5 Persen Ke Atas, untuk Siapa?
Detik.com · 21 September 2026 pukul 14.44
Prabowo: Kita Harus Hati-hati, Demokrasi Bisa Dibajak dan Dibeli
Detik.com · 18 September 2026 pukul 22.31
Profil Airlangga Pribadi Kusman, Pembedah Dinamika Demokrasi Indonesia
JawaPos · 9 September 2026 pukul 17.30
Demokrasi yang Merosot Jadi Pembahasan di Forum CALD
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 13.50