Ambang Batas Parlemen 5 Persen Ke Atas, untuk Siapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana kenaikan ambang batas parlemen dari 5% ke 7% masih digandangi. Partai NasDem, dipimpin Surya Paloh, secara terbuka rela lengser jika tidak mencapai 7% dengan alasan memprioritaskan kepentingan nasional. Sementara partai pendukung koalisi pemerintah seperti PKS, Golkar, PAN, dan Gerindra mengusulkan kenaikan ke 5%. Partai Buruh menolak, bahkan mengusulkan turunnya ke 1% dan menuding pelanggaran putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan batas bawah 4% tidak boleh diturunkan. Diskusi ini mencerminkan perbedaan pandangan tentang kontrol partai masuk DPR versus keadilan demokrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 00.01
Soal Ambang Batas Parlemen, Deddy PDIP Ungkit Tujuan Pemilu, Singgung Angka 4-7
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 18.47
Partai Rusia Bersatu Menang Pemilu Parlemen, Cengkeraman Putin Makin Kuat
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 18.09
PDIP: Ambang Batas Parlemen Ideal di Kisaran 4 sampai 7 Persen
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.01
Ketua DPP PDIP Ungkap Parliamentary Threshold Ideal 4-7%: Parlemen Efektif
Berita terkait
Bamsoet Setuju Ambang Batas Parlemen 5%, Dorong Pilpres-Pileg Dipisah
Detik.com · 19 September 2026 pukul 14.19
Perludem Khawatir Penerapan PT 5 Persen Bikin Banyak Suara Pemilu Terbuang
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 16.45
PDIP Sebut Wacana Capres Didukung Minimal 2 Fraksi Masuk Akal
Detik.com · 21 September 2026 pukul 15.52
NasDem Dorong Parliamentary Threshold 7%, PAN Tolak: Representasi Rakyat Rendah
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.25