'NATO Islam' Aktifkan Pengerahan Pasukan usai Houthi Serang Arab Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aliansi Pertahanan Makkah yang terdiri dari Arab Saudi, Turki, dan Pakistan mengaktifkan komitmen pertahanan kolektifnya setelah serangan Houthi Yaman ke Arab Saudi. Keputusan diambil dalam pertemuan darurat di Riyadh pada Senin, memerintahkan pengerahan cepat kekuatan militer. Serangan menargetkan kota suci Islam Makkah dan Madinah serta infrastruktur sipil dan ekonomi Saudi. Aliansi ini dibentuk pada Agustus dengan prinsip pertahanan kolektif mirip Pasal 5 NATO, di mana serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh aliansi.
Bagikan
Berita terkait
3 Raksasa Timur Tengah Bentuk 'NATO Muslim', Bakal Bertemu Bahas Ini
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 07.50
Pangeran MBS Uring-uringan, Singgung Houthi hingga "NATO Islam"
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.25
"NATO Islam" Siaga, Arab Saudi Cs Siapkan Amunisi Hadapi Houthi Yaman
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 13.45
Usulan Penarikan Pasukan AS di Asia Bisa Perkuat Posisi China
Detik.com · 16 September 2026 pukul 16.49