"NATO Islam" Siaga, Arab Saudi Cs Siapkan Amunisi Hadapi Houthi Yaman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan bersiap mengadakan pertemuan darurat para kepala staf militer untuk membahas dukungan terhadap Riyadh menghadapi serangan Houthi di Yaman. Langkah ini diumumkan setelah pertemuan Menteri Luar Negeri ketiganya di New York, yang sepakat menggunakan mekanisme Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah. Perjanjian tersebut, ditandatangani pada 7 Agustus, menegaskan bahwa serangan terhadap salah satu anggota dianggap serangan terhadap seluruhnya, sering disebut sebagai "NATO Islam". Sebelumnya, para menteri pertahanan dan luar negeri ketiganya bertemu di Istanbul untuk membentuk sekretariat dan meningkatkan kerja sama militer.
Serangan Houthi yang meningkat memicu respons militer. Arab Saudi berhasil mencegat enam rudal balistik yang diluncurkan ke Taif dan Yanbu. Houthi juga mengklaim serangan rudal dan drone ke target sensitif di Riyadh dan fasilitas Saudi Aramco di Yanbu. Prancis mengumumkan dukungan dengan mengirim aset militer, termasuk tentara, radar, dan sistem pertahanan untuk melindungi Yanbu.
Konflik di Yaman kembali mematikan. Menurut AFP, setidaknya 150 pejuang tewas dalam 24 jam hingga Jumat, meliputi 98 dari pihak pemerintah dan 52 dari Houthi. Pertempuran terjadi di Pegunungan Kahboub dan wilayah antara Lahj dan Taiz. Houthi juga menguasai kota pelabuhan Mocha dan pulau-pulau strategis di Laut Merah, memperkuat kontrolnya di sekitar Selat Bab al-Mandeb yang kritis bagi 12% perdagangan global. UNHCR memperkirakan lebih dari 230.000 orang mengungsi sejak awal September, menambah 5,2 juta pengungsi internal yang sudah ada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 10.18
Langka, Grand Mufti Minta Tentara Arab Saudi Siap Korbankan Nyawa untuk Melawan Houthi
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 09.57
Houthi klaim serang Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu
kumparan · 24 September 2026 pukul 19.20
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Potensi Bahaya untuk Makkah, Kini Sudah Dicabut
Detik.com · 24 September 2026 pukul 04.28
Houthi Ancam Serang Kepentingan AS Jika Ikut Campur Dukung Arab Saudi
Berita terkait
Arab Saudi Ngamuk, Bombardir Mokha Yaman, 6 Orang Tewas
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 10.01
Houthi Warning Negara-negara Lain: Jangan Gabung Arab Saudi dalam Perang Saudara Yaman!
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 09.41
Ledakan Terdengar di Riyadh, Otoritas Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
Detik.com · 19 September 2026 pukul 08.11
Arab Saudi Minta Tolong, China Diam-Diam Tekan Iran soal Houthi
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 05.38