Negara Krisis Kembali Utang ke IMF Rp 6,14 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sri Lanka mencapai kesepakatan staf untuk tinjauan ketujuh program Extended Fund Facility (EFF) dari IMF. Pendanaan sebesar US$345 juta atau sekitar Rp6,14 triliun disiapkan untuk membantu pemulihan ekonomi negara tersebut setelah krisis parah tahun 2022. Pencairan dana ini masih menunggu persetujuan Dewan Eksekutif IMF serta keselarasan anggaran tahun 2027.
Jika syarat terpenuhi, total dana yang disalurkan IMF kepada Sri Lanka akan mencapai US$2,7 miliar. Meskipun ekonomi diproyeksikan tumbuh 3% tahun ini, IMF memperingatkan adanya risiko dari ketidakpastian perdagangan global, perang di Timur Tengah, dan fenomena El Niño. IMF juga mendesak penyesuaian harga bahan bakar domestik dengan harga internasional dengan tetap melindungi masyarakat rentan.
Bagikan
Berita terkait
Prancis di Ujung Krisis: Utang Bengkak-Sebut Kondisi 2008
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.30
Imbal Surat Utang AS Tembus Level Tertinggi Sejak 2002
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.40
Utang Global Makin Bengkak, Naik Rp 179,14 Kuadriliun!
Detik.com · 26 September 2026 pukul 21.55
Menkeu Tegaskan Perburuan Obligor BLBI Terus Berlanjut
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 22.28