Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Negara Krisis Kembali Utang ke IMF Rp 6,14 Triliun

Sri Lanka mencapai kesepakatan staf untuk tinjauan ketujuh program Extended Fund Facility (EFF) dari IMF. Pendanaan sebesar US$345 juta atau sekitar Rp6,14 triliun disiapkan untuk membantu pemulihan ekonomi negara tersebut setelah krisis parah tahun 2022. Pencairan dana ini masih menunggu persetujuan Dewan Eksekutif IMF serta keselarasan anggaran tahun 2027.

Jika syarat terpenuhi, total dana yang disalurkan IMF kepada Sri Lanka akan mencapai US$2,7 miliar. Meskipun ekonomi diproyeksikan tumbuh 3% tahun ini, IMF memperingatkan adanya risiko dari ketidakpastian perdagangan global, perang di Timur Tengah, dan fenomena El Niño. IMF juga mendesak penyesuaian harga bahan bakar domestik dengan harga internasional dengan tetap melindungi masyarakat rentan.

Berita terkait