Iran Sudah Babak Belur Dihajar Amerika, tetapi Mengklaim Punya Senjata Rahasia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menyatakan telah mengembangkan senjata presisi yang lebih canggih dan lebih dahsyat untuk digunakan jika konflik militer terjadi di kawasan Timur Tengah. Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Hossein Mohebi, menjelaskan bahwa senjata yang akan digunakan akan lebih unggul dari segi ledak, presisi, jangkauan rudal, dan teknologi dibandingkan senjata sebelumnya. Menurut laporan CNN yang mengutip sumber dari pemerintah AS, Washington lebih memilih untuk menggunakan strategi sanksi ekonomi bertahap terhadap Iran daripada tindakan militer langsung. Presiden AS Donald Trump kemudian mengumumkan operasi ekonomi melawan Iran, yang ia karakterkan sebagai upaya isolasi terbesar yang pernah dilakukan, dan meminta negara-negara sekutunya untuk mendukung langkah ini. Meskipun Iran telah mengalami berbagai hukuman dan tekanan dari Amerika Serikat, Teheran tetap menegaskan kemampuan dan kesiapan senjatanya. Iran juga terus meningkatkan seluruh sistem pertahanannya secara teknologi dan kekuatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.22
IRGC: Iran Siapkan Senjata Presisi Lebih Dahsyat jika Perang Pecah
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.00
Trump Kembali Ancam Negara yang Bantu Iran, Konsekuensi Ekonomi Menanti
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
Berita terkait
Ganti Strategi, Amerika Pilih Mencekik Iran ketimbang Buang Waktu di Meja Perundingan
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.01
Presiden Trump Mengatakan Iran Harus Menyerah untuk Mengakhiri Perang
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 08.00
Mulai Pekan Depan. AS Siapkan Isolasi Ekonomi Iran Lebih Keras dari Sebelumnya
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.44
Jenderal IRGC: Iran Mampu Perang Panjang Melawan AS hingga Trump Lengser
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 06.18