Iran Sudah Babak Belur Dihajar Amerika, tetapi Mengklaim Punya Senjata Rahasia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menyatakan telah mengembangkan senjata presisi yang lebih canggih dan lebih dahsyat untuk digunakan jika konflik militer terjadi di kawasan Timur Tengah. Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Hossein Mohebi, menjelaskan bahwa senjata yang akan digunakan akan lebih unggul dari segi ledak, presisi, jangkauan rudal, dan teknologi dibandingkan senjata sebelumnya. Menurut laporan CNN yang mengutip sumber dari pemerintah AS, Washington lebih memilih untuk menggunakan strategi sanksi ekonomi bertahap terhadap Iran daripada tindakan militer langsung. Presiden AS Donald Trump kemudian mengumumkan operasi ekonomi melawan Iran, yang ia karakterkan sebagai upaya isolasi terbesar yang pernah dilakukan, dan meminta negara-negara sekutunya untuk mendukung langkah ini. Meskipun Iran telah mengalami berbagai hukuman dan tekanan dari Amerika Serikat, Teheran tetap menegaskan kemampuan dan kesiapan senjatanya. Iran juga terus meningkatkan seluruh sistem pertahanannya secara teknologi dan kekuatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.15
Presiden: Posisi Iran Kuat dan Bermartabat di Mata Dunia
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 13.32
Iran Sebut Perang Ekonomi AS Resep Kembali ke Kolonialisme
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.51
Presiden Iran: Kita di Posisi Kuat dan Bermartabat Akhiri Perang dengan AS
Berita terkait
Irak dan AS Capai Kesepakatan, Maskapai Iran Boleh Terbang ke Kota Suci Najaf
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 04.25
Harga Minyak Terbang 4% Setelah AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 07.45
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.48
Iran Serukan Warga AS Turun ke Jalan, Sebut Perang Trump Gagal
Detik.com · 30 September 2026 pukul 18.20