Trump Klaim Selat Hormuz, Iran 'Caplok' California
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Selat Hormuz sebagai 'wilayah baru AS' melalui postingan di platform Truth Social pada 18 Agustus 2026, sembari menekankan niatnya untuk mengklaim kedaulatan atas jalur perairan strategis tersebut. Gedung Putih mendukung klaim ini dengan mereposting pernyataan Trump di akun resmi X miliknya. Klaim ini muncul setelah perang yang berlangsung selama beberapa bulan, dan Trump menyatakan akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah AS setelah konflik berakhir.
Sebagai tanggapan, akun resmi Konsulat Jenderal Iran di Hyderabad, India, memposting peta AS dengan menyorot California sebagai 'wilayah baru Republik Islam Iran' pada 20 Agustus 2026. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyindir klaim Trump sebagai 'khayalan' dan menegaskan bahwa Iran akan 'meluruskan khayalan' Trump yang 'penuh delusi'. California, khususnya Los Angeles, menjadi simbol karena konsentrasi besar warga keturunan Iran di luar negeri, dengan diperkirakan 141.000 orang di Los Angeles County.
Ketegangan ini terjadi di tengah upaya damai, di mana Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Juni 2026 untuk mengakhiri konflik. Namun, perundingan lanjutan terhenti akibat perselisihan mengenai pelaksanaan dan aturan navigasi di Selat Hormuz. Teheran masih berunding dengan Oman terkait pengaturan pelayaran di jalur tersebut, namun belum mencapai kesepakatan yang konkret.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 08.30
Trump Nyatakan Selat Hormuz Wilayah AS, Iran Balas Klaim California
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump Ngamuk Lagi ke Iran: Klaim Hormuz Milik AS-Tutup Pintu Damai
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 22.12
Trump Unggah Peta Selat Hormuz Wilayah Baru AS, Ini Reaksi Iran
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.08
Donald Trump Klaim Ekonomi Iran Hancur dan Inflasi Tembus 350 Persen
Berita terkait
Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Langsung Terbang
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.01
Ditolak Trump, Iran Masih Tunggu Jawaban AS Soal Hormuz
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 21.30
Trump Ingin Kobarkan Perang Lagi, Iran: Seluruh Kapal AS di Samudra Hindia Jadi Target
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 14.44
Balas Trump, Iran Tegaskan Hanya Diplomasi yang Bisa Akhiri Perang
Detik.com · 27 September 2026 pukul 10.22