Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Neraca Dagang RI Masih Surplus US$7,25 Miliar hingga Agustus 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang Indonesia Januari-Agustus 2026 mencatat surplus US$7,25 miliar, didorong oleh surplus nonmigas sebesar US$28,54 miliar. Ekspor nonmigas mencapai US$185,63 miliar, tumbuh 5,48%, dengan industri pengolahan menjadi sektor terbesar (US$159,55 miliar, +7,87%). Tiga pasar utama ekspor nonmigas adalah Tiongkok (US$47,44 miliar), Amerika Serikat (US$22,41 miliar), dan India (US$12,77 miliar). Impor mencatat US$186,39 miliar, tumbuh 19,84%, dengan impor nonmigas naik 16,83% dan impor migas melonjak 39,03%. Bahan baku/penolong menjadi komponen impor terbesar (US$133,38 miliar, +20,67%). Tiongkok menjadi pemasok impor utama nonmigas (US$66,64 miliar, 42,42% dari total). Komoditas surplus terbesar meliputi lemak/minyak hewani/nabati (US$24,91 miliar), bahan bakar mineral (US$18,84 miliar), besi/baja (US$12,10 miliar), nikel (US$8,38 miliar), dan alas kaki (US$4,33 miliar).

Peristiwa ini diliput 7 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait