Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD7,25 Miliar Januari-Agustus 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang barang Indonesia surplus USD7,25 miliar pada Januari-Agustus 2026. Nilai ekspor mencapai USD193,64 miliar (naik 4,74% YoY), didorong oleh industri pengolahan (USD159,55 miliar, +7,87%), pertambangan (USD22,39 miliar), dan pertanian (USD3,09 miliar). Impor mencapai USD186,39 miliar (naik 19,84% YoY), dengan dominasi bahan baku/penolong (USD133,38 miliar) dan barang modal (USD36,75 miliar). Surplus nonmigas USD28,54 miliar terdiri dari ekspor nonmigas USD185,63 miliar (+5,48%), sementara defisit migas USD21,29 miliar akibat impor minyak mentah. Tiga pasar utama ekspor nonmigas adalah China (USD47,44 miliar), Amerika Serikat (USD22,41 miliar), dan India (USD12,77 miliar). Pada Agustus 2026, neraca dagang surplus USD3,55 miliar, didorong oleh ekspor nonmigas USD6,09 miliar dan defisit migas USD2,54 miliar. Ekspor Agustus mencapai USD26,61 miliar (+6,72% YoY), terutama lonjangan nikel (+51,67%), sementara impor Agustus USD23,06 miliar (+19,09% YoY).

Menurut tiap media