Neraca Dagang RI Surplus US$3,55 Miliar pada Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mencatat neraca perdagangan surplus US$3,55 miliar pada Agustus 2026. Surplus ini didorong oleh komoditas nonmigas yang mencapai US$6,09 miliar, sementara komoditas migas mengalami defisit US$2,54 miliar. Ekspor total mencapai US$26,61 miliar, naik 6,72 persen dibandingkan Agustus 2025, sementara impor mencapai US$23,05 miliar, naik 19,09 persen. Ekspor nonmigas tumbuh 7,23 persen, didorong sektor industri pengolahan yang naik 12,48 persen. Impor nonmigas naik 17,20 persen, dengan bahan baku/penolong sebag sektor yang naik 22,48 persen. Komoditas nonmigas yang mendukung surplus antara lain lemak dan minyak hewani/nabati, bahan bakar mineral, besi dan baja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.56
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$ 3,55 Miliar di Agustus 2026
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 12.17
Neraca Dagang RI Masih Surplus US$7,25 Miliar hingga Agustus 2026
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 13.59
Kadin: Ekspor RI masih memiliki prospek positif hingga akhir tahun
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 12.22
Neraca Dagang RI Surplus US$3,55 M di Agustus, Ditopang CPO-Besi-Baja
Berita terkait
Surplus Dagang RI Tembus Rp 64,4 Triliun Hingga Juni 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.25
Jabar Catat Surplus Neraca Perdagangan US$ 16,63 Miliar hingga Juli 2026
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.59
5 Komoditas Ini Selamatkan Neraca Dagang RI Surplus US$3,7 M
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.30
BPS: Neraca dagang RI hingga Juli 2026 surplus 3,70 miliar dolar AS
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 12.09