Neraca Dagang RI Surplus US$3,55 M di Agustus, Ditopang CPO-Besi-Baja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang Indonesia mencatat surplus US$3,55 miliar pada Agustus 2026. Surplus ini didominasi oleh komoditas nonmigas berupa surplus US$6,09 miliar, terutama dari CPO (lemak hewani nabati HS 15), bahan bakar mineral, besi, dan baja (HS 72). Sementara itu, neraca migas mengalami defisit US$2,54 miliar, dipengaruhi oleh hasil minyak dan minyak mentah. Secara kumulatif Januari-Agustus 2026, neraca dagang Indonesia tetap surplus US$7,25 miliar dengan kontribusi komoditas nonmigas sebesar US$28,54 miliar dan defisit migas sebesar US$21,29 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 12.59
Neraca Dagang RI Surplus US$3,55 Miliar pada Agustus 2026
Berita terkait
Neraca Dagang RI Masih Surplus US$7,25 Miliar hingga Agustus 2026
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 12.17
5 Komoditas Ini Selamatkan Neraca Dagang RI Surplus US$3,7 M
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.30
BPS: Neraca Dagang Indonesia Surplus Rp 2,12 Triliun pada Juli 2026
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 13.03
BPS: Neraca dagang RI hingga Juli 2026 surplus 3,70 miliar dolar AS
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 12.09