Netanyahu Sebut Iran Coba Bunuh Putranya di Tengah Memanasnya Konflik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa Iran telah mencoba membunuh salah satu dari dua putranya, meskipun tidak memberikan detail spesifik mengenai insiden tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah wawancara televisi dan muncul di tengah ketegangan yang sudah lama terjadi antara Israel dan Iran. Netanyahu juga mendukung agar mantan ksatria militer Gadi Eisenkot, yang sedang bersaing melawannya dalam pemilu yang akan dilaksanakan pada 27 Oktober, mendapatkan perlindungan keamanan penuh 24 jam dari Shin Bet. Ia menegaskan bahwa perlindungan tersebut bukanlah kemewahan, tetapi diperlukan untuk mencegah serangan dari Iran.
Sebelumnya, jurnalis Israel Amit Segal melaporkan bahwa dugaan serangan tersebut sebenarnya telah diketahui selama beberapa bulan, namun tidak dapat dipublikasikan karena perintah larangan publikasi. Netanyahu memiliki dua putra, Yair yang berusia 35 tahun dan lainnya yang belum disebutkan secara publik. Yair telah tinggal di Miami sejak awal tahun 2024 di bawah perlindungan Shin Bet, yang sempat menuai kontroversi akibat biaya keamanan yang dikeluhkan oleh warga Israel dan Florida.
Pernyataan Netanyahu muncul di tengah eskalasi konflik yang semakin tinggi antara Israel dan Iran. Pada Februari 2024, Israel dan AS berhasil menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah serangan. Setelah itu, putra Khamenei, Mojtaba, dilantik sebagai pemimpin baru Iran dan berjanji untuk membalaskan kematian ayahnya. Pertukaran serangan antara kedua belah pihak terus berlanjut, sementara ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah semakin memanas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 23.00
Donald Trump Sesumbar Lagi, Tuduh Iran Sedang "Runtuh Total"
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.34
5 Berita Terpopuler Internasional
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.58
Di Tengah Kesulitan Ekonomi, Iran Pilih Gandakan Produksi Senjata
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.44
Iran Ancam Hentikan Seluruh Ekspor Minyak di Timur Tengah, AS Justru Luncurkan D-Day Ekonomi
Berita terkait
Israel Siapkan Serangan Lagi ke Iran, Netanyahu Disebut Tak Bisa Bergantung pada AS
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.22
Ancaman Keamanan Terbesar Israel Bukan Iran, tapi Turki
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 14.20
Israel Tuduh Erdogan Seret Turki ke 'Petualangan Berbahaya' di Suriah
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.46
Biadab! Menteri Keamanan Serukan Pembunuhan Massal di Gaza
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.40