Nuklir China Makin Perkasa, Ini Bukti Barunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China mengoperasikan unit kedua Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Taipingling di Provinsi Guangdong menggunakan teknologi Hualong One. Ini menandai rampungnya tahap pertama proyek, yang pertama di Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau dengan teknologi ini.
Dua unit pertama PLTN Taipingling diperkirakan menghasilkan lebih dari 18 miliar kilowatt-jam listrik per tahun, cukup untuk memenuhi kebutuhan 2 juta penduduk dan mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 16,63 juta ton per tahun. Teknologi Hualong One dianggap memenuhi standar keselamatan global tertinggi.
Proyek ini mendukung target "karbon ganda" China, yakni mencapai puncak emisi sebelum 2030 dan netral karbon sebelum 2060. China menargetkan kapasitas nuklir mencapai sekitar 110 gigawatt pada 2030, dengan lebih dari 100 reaktor beroperasi pada periode 2026-2030, memperkuat posisinya sebagai kekuatan utama dalam energi nuklir.
Bagikan
Berita terkait
AS Bongkar Skandal Raksasa, Lebih dari 40 Negara Bantu China Akali Tarif Trump
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 15.01
Xi Jinping Klaim China Butuh Semangat Juang Pantang Menyerah
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 14.58
BRIN dan PASPI Dorong Pemanfaatan Potensi Biogas Limbah POME
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.50
Cetak Rekor, Kereta Maglev China Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik!
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.40