Operasi Penargetan LGBT di Turki Tuai Gelombang Kritik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Turki gerebek aktivis dan organisasi LGBTQ+ pada akhir pekan, menangkap 162 tersangka, 9 asosiasi, dan 13 bisnis di 15 provinsi. Langkah ini bagian dari program 'Decade of Family and Population' yang ditargetkan mengatasi penurunan angka kelahiran dan memperkuat nilai keluarga tradisional. Operasi menyebabkan kritik tajam dari hak asasi manusia, organisasi perempuan, serta Uni Eropa. Pemblokiran 100+ akun media sosial dan situs web dilakukan dengan dalih melindungi keluarga, namun dikritik sebagai sensor digital. Demonstrasi di Istanbul dan Ankara menghadapi penahanan massal, sementara otoritas menghalangi pernyataan pers dan pengumpulan massa.
Bagikan
Berita terkait
Turki Tahan 26 Orang dan Gerebek 6 Kantor LGBTQ dalam Operasi 'Keluargaku Aman'
kumparan · 14 September 2026 pukul 03.30
Negara Ini Buat Fatwa Demo 'Haram', Sebut Tak Ada Dalil di Hukum Islam
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.00
Negara Buat Fatwa Demo 'Haram', Sebut Tak Ada Dalil di Hukum Islam
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.00
Koalisi Masyarakat Sipil Pertanyakan Pengerahan TNI dalam Demo 27 Agustus 2026
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.13