Optimalkan Ribuan Aset, DPRD Surabaya Minta Pemkot Terapkan Digitalisasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah mendorong Pemkot Surabaya segera menerapkan digitalisasi aset secara menyeluruh. Langkah ini bertujuan mewujudkan pengelolaan aset yang transparan dan meningkatkan pendapatan daerah, terutama di tengah penurunan signifikan dana transfer ke daerah. Digitalisasi aset dianggap penting untuk memperbaiki pengelolaan aset yang selama ini rentan terhadap kesalahan data.
Laila menekankan bahwa digitalisasi tidak hanya mengikuti tren teknologi, tetapi juga strategis untuk mengoptimalkan ribuan aset Pemkot Surabaya yang belum termanfaatkan, seperti lahan kosong, gedung, properti, dan infrastruktur lainnya. Dengan sistem berbasis digital, kondisi riil aset dapat dilacak dan diklasifikasikan berdasarkan potensi ekonomisnya. Sistem ini juga memudahkan masyarakat dan calon investor mengakses informasi aset, termasuk lokasi, luas lahan, dan harga sewa secara terbuka.
Selain itu, Laila mengingatkan agar Pemkot tidak hanya fokus pada aset bernilai besar di pusat kota, tetapi juga mempertimbankan aset skala kecil di tingkat kelurahan. Aset seperti lahan kosong dapat disewakan kepada pelaku usaha mikro, seperti warung kopi, dengan opsi sewa puluhan juta rupiah per tahun yang menarik bagi pemodal kecil.
Bagikan
Berita terkait
Fiskal Jabar Tertekan, Target Pendapatan 2026 Turun Rp2,27 Triliun
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 21.30
Pemilik Konveksi di Surabaya Dipolisikan Atas Dugaan Penipuan, Korban Rugi Rp3 Miliar
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.22
Viral Truk Zigzag dari Suramadu hingga Dupak, Sopir dan Kernet Kena Tilang
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 19.37
Kapolrestabes Surabaya Minta Maaf ke Korban Pungli Saat Ambil Bukti Sepeda Motor
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 16.45