Fiskal Jabar Tertekan, Target Pendapatan 2026 Turun Rp2,27 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Target pendapatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2026 turun Rp2,27 triliun atau 7,52% dari Rp30,12 triliun menjadi Rp27,85 triliun dalam Rancangan Perubahan APBD. Penurunan ini mencakup Penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,57 triliun dari Rp19,52 triliun menjadi Rp17,95 triliun, dan penurunan transfer daerah sebesar Rp689,29 miliar atau 6,52%. Sorotan ini disampaikan Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Barat dalam rapat paripurna untuk membahas pandangan umum terhadap Ranperda PAPBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Bandung pada 1 September 2026.
Fraksi NasDem menyoroti bahwa penurunan target pendapatan di tengah kebutuhan belanja yang tetap harus dipenuhi berpotensi mempersempit ruang fiskal dan mengurangi kapasitas keuangan daerah. Mereka menekankan pentingnya mengevaluasi strategi peningkatan kemandirian fiskal daerah agar tidak terus bergantung pada transfer pusat.
Untuk mengatasi penurunan PAD, Fraksi NasDem mendorong Perluasan basis ekonomi daerah, peningkatan kepatuhan wajib pajak, digitalisasi sistem pemungutan, optimalisasi aset daerah, peningkatan kinerja BUMD, serta penguatan investasi dan dunia usaha. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat tanpa menambah beban pada warga.
Bagikan
Berita terkait
Optimalkan Ribuan Aset, DPRD Surabaya Minta Pemkot Terapkan Digitalisasi
Detik.com · 1 September 2026 pukul 19.44
Kantor Purbaya Luncurkan Sistem Baru Cegah Keuangan Daerah Jebol saat Bencana
Detik.com · 1 September 2026 pukul 17.58
Pemprov Sumut pertimbangkan penyesuaian PKB berbasis penerimaan daerah
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 00.00
Perubahan APBD DKI 2026, Rano Dorong Creative Financing dan Prioritas
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.15