Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Ortu Ungkap Awal ABG 16 Tahun Kenal Pelaku Pencabulan, Chat Maksa Sejak 2025

Seorang remaja perempuan 16 tahun di Palmerah, Jakarta Barat, menjadi korban dugaan pencabulan oleh seorang pria berinisial MI (23). Menurut keterangan ibunya, pelaku pertama kali mengontak korban melalui WhatsApp pada akhir 2025, namun tidak langsung direspons hingga pertengahan 2026. Mereka bertemu satu kali di dekat rumah korban, kemudian mulai berkencan pada 10 Mei 2026. Pada hari Minggu itu, pelaku memaksa korban untuk pergi, lalu mengantarkannya ke Pasar Senen dan sebuah hotel di Palmerah. Di dalam hotel, pelaku melakukan pencabulan terhadap korban sebanyak lima kali dari pukul 12:00 hingga pukuh 16:00, dengan syarat dikembalikan hanya setelah memenuhi permintaannya. Korban akhirnya pulang pada pukul 20.00 setelah seharian tak bisa dihubungi. Ibu korban menemukan bekas luka di leher dan akhirnya mendapat pengakuan dari anaknya. Pelaku diketahui merupakan residivis yang pernah tiga kali masuk penjara. Laporan polisi terdaftar dengan nomor STTL.P/B/3402/V 12026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 12 Mei 2026. Korban kini sedang menjalani pengobatan psikologi di DKI Jakarta. Kasus ini ditangani oleh Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya, dengan fokus pada perlindungan anak dan pemulihan psikis korban. Delapan saksi dan dua ahli telah diperiksa, serta gelar perkara akan dilaksanakan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait