OTT Rektor Unsoed Diduga Terkait Seleksi Mahasiswa Kedokteran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Rektor dan Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purwokerto dan Jakarta. Dugaan korupsi berkaitan pengondisian penerimaan mahasiswa baru kedokteran. Dalam OTT pada 20 Agustus 2024, KPK menangkap 14 orang: 12 di Purwokerto dan 2 di Jakarta. Barang bukti uang tunai ratusan juta rupiah diamankan. Tujuh tersangka dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. KPK menyayangkan dugaan korupsi di pendidikan karena dapat mengganggu penanaman nilai moral pada proses seleksi mahasiswa baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 14.37
KPK OTT Rektor Unsoed, Komisi X DPR: Bersihkan Dunia Pendidikan dari Praktik Korupsi!
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.16
OTT Rektorat Unsoed, KPK: Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.36
Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Kena OTT KPK
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.26
OTT Rektor Unsoed Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
Berita terkait
OTT Rektor Unsoed: Total 14 Orang Ditangkap KPK, Uang Ratusan Juta
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.36
Komisi III Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Jual Beli Kursi di Unsoed
kumparan · 15 September 2026 pukul 19.30
KPK Temukan Bukti Pengondisian Jalur Mandiri Usai Geledah Rumah hingga Kantor Rektor Unsoed
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 19.51
Pakar: OTT Pimpinan Unsoed Runtuhkan Marwah Kampus sebagai Benteng Antikorupsi
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.21