PAD Manggarai Turun, Fraksi Perindo Minta APBD 2026 Prioritaskan Layani Masyarakat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pendapatan daerah Kabupaten Manggarai direncanakan naik Rp61,67 miliar (5,33%) pada APBD 2026, namun Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru diproyeksikan turun Rp6,71 miliar (5,21%) menjadi Rp121,99 miliar. Penurunan ini mencakup pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah, dan komponen lain dari PAD yang sah. Fraksi Partai Perindo menyoroti proyeksi ini dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Manggarai.
Anggota DPRD Manggarai dari Fraksi Perindo, Siprianus Jangka, menyampaikan kepriwaian terhadap penurunan PAD. Ia khawatir penurunan target PAD hanya menjadi penyesuaian karena target sebelumnya tidak realistis. Siprianus menekankan pentingnya perhitungan cermat terhadap potensi pendapatan daerah dan pengelolaan yang optimal agar kebijakan fiskal benar-benar mendukung kemandirian fiskal daerah.
Fraksi Perindo juga meminta agar APBD 2026 tetap memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat, meskipun terjadi fluktuasi dalam proyeksi pendapatan. Hal ini sejalan dengan upaya memastikan kebijakan keuangan daerah tetap relevan dan responsif terhadap kebutuhan publik di tengah dinamika pertumbuhan ekonomi lokal.
Bagikan
Berita terkait
Fiskal Jabar Tertekan, Target Pendapatan 2026 Turun Rp2,27 Triliun
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 21.30
Mendagri Dorong Penguatan Kapasitas Kepala Daerah agar Layanan Optimal
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 21.06
Gaji PNS Mau Dipindah ke Bank Negara, Apakah BPD Mampu Bertahan?
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.36
Tito Imbau Pemda Hati-Hati Jika Terbitkan Obligasi Daerah
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.50