Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pakar Nilai Ketegasan Jaksa Agung Menentukan Tingkat Kepercayaan Publik

Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Suparji Ahmad, menilai ketegasan kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin menjadi penentu utama dalam menjaga tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung di tengah berbagai dinamika dan tantangan internal. Menurut Prof. Suparji, dinamika hukum yang melibatkan mantan pejabat tinggi tidak boleh melambatkan tempo penegakan hukum. Hal itu justru harus dijadikan momentum penting untuk membuktikan komitmen pemberantasan korupsi secara profesional dan berintegritas.

Prof. Suparji menegaskan bahwa kepercayaan publik tidak hanya ditentukan oleh siapa yang menjabat, tetapi oleh integritas, profesionalisme, independensi, dan keberanian menegakkan hukum. Ia juga mengingatkan agar publik dan media dapat memisahkan capaian kinerja institusi dari dugaan pelanggaran yang bersifat individual. Penilaian terhadap Korps Adhyaksa harus tetap dilakukan secara objektif dan proporsional berdasarkan indikator prestasi yang terukur.

Ia menjelaskan bahwa gaya kepemimpinan yang tenang, transparan, dan berbasis penguatan sistem menjadi kunci agar jajaran kejaksaan tetap solid. Dengan fondasi sistem yang kuat, penanganan perkara korupsi skala besar, penyelamatan aset keuangan negara, dan penindakan tindak pidana pencucian uang (TPPU) diharapkan tetap bergulir tanpa terganggu oleh isu-isu personal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait