PAN Respons Usulan Pilkada Tanpa Wakil: Bagus dan Simpatik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4532767/original/071716600_1691641578-WhatsApp_Image_2023-08-10_at_11.15.29__1_.jpeg)
Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay, menanggapi usulan agar Pilkada hanya memilih kepala daerah tanpa wakil. Ia menilai usulan ini bagus dan simpatik, serta layak dipertimbangkan. Saleh menyatakan bahwa sistem Pilkada saat ini sudah saatnya dievaluasi karena ada kekurangan, dan bahkan bisa diganti jika dinilai tidak baik.
Anggota Komisi II DPR dari PKB, Muhammad Khozin, sebelumnya mengusulkan skema ini dalam rapat dengan Kementerian Dalam Negeri. Menurutnya, dengan menunjuk wakil oleh kepala daerah terpilih, dapat menghindari wakil hanya sebagai pendulang suara dalam pemilu. Khozin mencontohkan konflik antara kepala daerah dan wakil yang terjadi di beberapa daerah.
Usulan ini telah diperbincangkan di lintas fraksi dan diskusi para aktivis demokrasi. Saleh setuju bahwa tugas dan fungsi wakil perlu dirumuskan ulang karena ada kesan wakil tidak difungsikan, meskipun di beberapa daerah ada konflik yang terlihat di pengadilan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 02.01
Soal Usul Pilkada Versi PKB, Ganjar PDIP: Sebaiknya Segera Dibentuk Pansus
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 14.59
Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mencuat di DPR
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.07
Legislator PKB Usul Pilkada Tanpa Wakil, PAN: Usulan Bagus dan Simpatik
Berita terkait
Survei Poltracking: Gerindra Tertinggi, Elektabilitas PAN, PKS, & PSI Tak Sampai 4%
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 14.12
Survei Poltracking: Elektabilitas Partai Gerindra 23,2%, PDIP 11,6%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 17.40
Survei Poltracking: 49% Responden Ingin Parliamentary Threshold Tetap 4%
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.09
PAN Keberatan Ambang Batas Parlemen Lebih dari 4 Persen
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 07.23