PAN Keberatan Ambang Batas Parlemen Lebih dari 4 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan keberatan terhadap kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) melebihi 4 persen. Menurut Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi, kenaikan ambang batas di atas 4 persen berpotensi bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023. PAN menegaskan sikapnya tidak didasari kekhawatiran tidak mencapai kuota kursi DPR RI, karena sejak Pemilu 1999 hingga 2024, partai berhasil terus lolos ke Senayan. Sebelumnya, sejumlah akademisi juga menyoroti bahwa ambang batas parlemen sebesar 2,5 persen dianggap cukup moderat untuk menjaga representasi politik yang adil. Putusan MK memberikan ruang kepada pembentuk Undang-Undang untuk melakukan perubahan terkait ambang batas parlemen sebelum Pemilu 2029. PAN menilai kenaikan di atas 4 persen dapat mengganggu kerangka hukum yang telah ditetapkan. Partai menegaskan komitmennya pada proses demokrasi yang inklusif dan sesuai konstitusi. PAN juga menyorutkan pentingnya menjaga agar perubahan ambang batas tidak mengabaikan prinsip kepastian hukum dan keadilan politik yang diinginkan rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 16.42
PAN Keberatan Ambang Batas Parlemen di Atas 4 Persen
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 16.06
Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen di Atas 4 Persen, PAN: Bertentangan dengan Putusan MK
JawaPos · 18 September 2026 pukul 09.16
PAN Keberatan Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Singgung Putusan MK
Detik.com · 17 September 2026 pukul 16.45
PAN Keberatan Ambang Batas Naik di Atas 4%, Singgung Putusan MK
Berita terkait
PAN Tolak Ambang Batas Parlemen Naik di Atas 4 Persen
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 16.39
PAN Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen di Atas 4 Persen
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.12
Ada Parpol Terang-terangan Menolak Ambang Batas Parlemen di Atas 4%
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 16.07
NasDem soal Usul PT 5% di RUU Pemilu: Kami Tetap 7%, tapi Siap Berdiskusi
kumparan · 16 September 2026 pukul 14.50