Survei Poltracking: 49% Responden Ingin Parliamentary Threshold Tetap 4%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei Poltracking Indonesia yang dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 menunjukkan bahwa 49% dari responden yang mengetahui ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menginginkan ketentuan tersebut tetap berada di angka 4%. Survei ini dilakukan terhadap 1.220 responden dengan menggunakan metode multistage random sampling di 38 provinsi, dengan margin of error 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Hanya 17,7% dari total responden yang menyadari bahwa ambang batas saat ini berada di 4%, sementara 64,7% tidak mengetahuinya. Di antara responden yang mengetahui ketentuan ini, 14,8% memilih ambang batas di atas 7%, 7,6% memilih 6%, dan 6,1% menginginkan ambang batas dihapuskan. Survei dilakukan secara tatap muka oleh surveyor yang telah dilatih, dengan proses validasi data melalui spot check sebesar 20% dan verifikasi telepon. Hasilnya juga dibandingkan dengan data BPS 2020 untuk memastikan akurasi demografi responden.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 17.40
Survei Poltracking: Elektabilitas Partai Gerindra 23,2%, PDIP 11,6%
Detik.com · 23 September 2026 pukul 13.53
Survei Poltracking: Elektabilitas Partai Gerindra 23,2%, PDIP 11,6%, Golkar 10,4%
Detik.com · 23 September 2026 pukul 06.46
Legislator Golkar soal 'Dapil Nasional': Menarik, tapi Jangan Bikin Bingung
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 19.45
Soal PT 5 Persen dan Syarat Pencapresan di RUU Pemilu, Ketua DPR: Belum Dibahas Resmi
Berita terkait
PDIP: Ambang Batas Parlemen Ideal di Kisaran 4 sampai 7 Persen
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 18.09
Demokrat Soroti Suara Hangus di Parliamentary Threshold, PDIP Bicara Sistem
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.34
PDIP Ingatkan Demokrat: Jangan Korbankan Sistem Pemilu demi Kurangi Suara Terbuang
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.18
Ketua DPP PDIP Ungkap Parliamentary Threshold Ideal 4-7%: Parlemen Efektif
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.01