Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mencuat di DPR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) tanpa wakil mencuat di Komisi II DPR akibat seringnya konflik antara kepala daerah dan wakilnya, serta peran wakil yang minim. Anggota Fraksi PKB, Muhammad Khozin, menyarankan wakil hanya ditunjuk oleh kepala daerah untuk menghindari wakil menjadi 'vote getter'. Data menunjukkan sekitar 60% hubungan antara keduanya tidak harmonis, yang dianggap masalah sistemik.
Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay, mendukung wacana ini tetapi meminta kajian matang, mengakui ketidakseimbangan peran dan konflik di beberapa daerah. Anggota NasDem, Ujang Bey, menilai tugas sudah diatur UU dan keduanya dipilih sebagai paket, namun belum bersikap tegas. Wacana ini menyoroti perlunya reformasi dalam sistem Pilkada untuk pemerintahan daerah yang lebih efektif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.22
PAN Respons Usulan Pilkada Tanpa Wakil: Bagus dan Simpatik
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.52
Ide Pilkada Tanpa Wakil, NasDem Singgung Banyak Kepala Daerah Kena OTT
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.07
Legislator PKB Usul Pilkada Tanpa Wakil, PAN: Usulan Bagus dan Simpatik
Berita terkait
Titiek, Surya Paloh dan Zulhas Tiba di Gedung DPR, Tunggu Pidato Prabowo
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.08
Mencuat Pilkada Tanpa Wakil, PKS Sodorkan Paket Politikus-Profesional
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.10
Sekjen Golkar Akui Partainya Bahas Opsi Pilkada Tanpa Wakil
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 17.52
Golkar Pertimbangkan Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah Konflik
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.17