Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mencuat di DPR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) tanpa wakil mencuat di Komisi II DPR akibat seringnya konflik antara kepala daerah dan wakilnya, serta peran wakil yang minim. Anggota Fraksi PKB, Muhammad Khozin, menyarankan wakil hanya ditunjuk oleh kepala daerah untuk menghindari wakil menjadi 'vote getter'. Data menunjukkan sekitar 60% hubungan antara keduanya tidak harmonis, yang dianggap masalah sistemik.
Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay, mendukung wacana ini tetapi meminta kajian matang, mengakui ketidakseimbangan peran dan konflik di beberapa daerah. Anggota NasDem, Ujang Bey, menilai tugas sudah diatur UU dan keduanya dipilih sebagai paket, namun belum bersikap tegas. Wacana ini menyoroti perlunya reformasi dalam sistem Pilkada untuk pemerintahan daerah yang lebih efektif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.22
PAN Respons Usulan Pilkada Tanpa Wakil: Bagus dan Simpatik
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.52
Ide Pilkada Tanpa Wakil, NasDem Singgung Banyak Kepala Daerah Kena OTT
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.07
Legislator PKB Usul Pilkada Tanpa Wakil, PAN: Usulan Bagus dan Simpatik
Berita terkait
Survei Poltracking: Gerindra Tertinggi, Elektabilitas PAN, PKS, & PSI Tak Sampai 4%
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 14.12
Survei Poltracking: Elektabilitas Partai Gerindra 23,2%, PDIP 11,6%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 17.40
Komisi II Bentuk Panja RUU Pemilu Sebelum Reses DPR Pekan Depan
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 14.26
Hanura Harap Pembahasan RUU Pemilu Rampung Akhir 2026
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 19.51