Pangkas Latihan Militer, Aliansi AS dengan Sekutu Asia Diuji
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menegaskan pentingnya kokohnya aliansi pertahanan dengan AS setelah Donald Trump mengurangi latihan militer bersama. Trump mengumumkan pengurangan latihan Ulchi Freedom Shield yang 11 hari berlangsung, mengaitkannya dengan penolakan Seoul membantu perang AS-Israel vs Iran serta komunikasi positif dengan Kim Jong Un. Lee menyatakan latihan bersifat defensif untuk melindungi keamanan masyarakat, bukan menyerang Korea Utara. Jepang mendukung kerja sama keamanan tiga negara. Trump menyebut 39.000 tentara AS di Korea Selatan tidak membantu Iran, memicu kekhawatiran terhadap komitmen keamanan. Survei menunjukkan 46,4% warga Korea Selatan tidak mempercayai AS sebagai mitra. Pergantian juga terlihat dari penunjukan kapal induk USS George Washington ke Timur Tengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
Korea Selatan Berharap KTT Donald Trump-Kim Jong-un Bisa Dorong Perdamaian
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 14.00
Trump Sebut Kim Jong Un Sudah Merespons Ajakan Berunding
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.40
Trump Mulai Selingkuh ke Kim Jong Un, Korsel Siapkan Skenario Terburuk
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.00
Trump Klaim Kim Jong Un Balas Ajakan Dialog, Kesal Korea Selatan Tolak Bantu AS
Berita terkait
Latihan Militer AS-Korea Selatan Akhirnya Dipangkas Cuma Sampai Lusa
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.42
Trump Pangkas Latihan Militer AS dan Korsel Demi Korut
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.38
Kospi Anjlok Hampir 5 Persen, Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi AS
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 11.30
Atas Permintaan AS, Latihan Militer Bersama AS-Korsel Dipangkas Separuh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.18