Parlemen Arab Kecam Penolakan Israel terhadap Rencana Damai Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Parlemen Arab, Mohamed Al-Yammahi, mengecam keras penolakan Israel terhadap peta jalan untuk menyelesaikan implementasi rencana damai Gaza. Rencana ini diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump dan didukung Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 2803. Al-Yammahi menggambarkan langkah tersebut sebagai penentangan terhadap kehendak masyarakat internasional serta upaya disengaja untuk melemahkan upaya politik dan diplomatik guna mengakhiri perang dan meringankan penderitaan rakyat Palestina. Ia menyambut baik pernyataan bersama negara-negara Arab dan Islam yang menyalahkan Israel atas penghambatan rencana perdamaian tersebut. Al-Yammahi menyerukan agar masyarakat internasional serta parlemen regional dan global mengambil sikap lebih tegas. Tujuannya adalah memberikan tekanan politik dan hukum yang efektif agar Israel mematuhi peta jalan tersebut dan mengakhiri pelanggarannya. Selain itu, ia menekankan pentingnya implementasi resolusi internasional untuk mengakhiri pendudukan dan mendirikan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.03
Legislator Arab Saudi Kecam Penjajah Israel, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.50
Menteri Israel Serukan Bunuh 40 Warga Gaza per Malam
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.07
32 Korban Kebiadaban Penjajah Israel Dibawa ke Luar Gaza
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 17.13
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Berita terkait
Sekjen Liga Arab Serukan Masyarakat Internasional Bersatu Menentang Upaya Israel Gagalkan Rencana Perdamaian Gaza
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 14.35
Israel Tolak Peta Jalan 15 Poin Gaza, Keberatan dengan Peran Pasukan Internasional
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 16.27
Menantu Trump Temui Netanyahu, Tak Ada Terobosan Soal Gaza
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.14
Trump Kritik Serangan Israel di Jalur Gaza
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.09