Pasrahnya Kurir Minta Dicokok Sebelum 20 Kg Ganja Sampai di Priok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Petugas gabungan Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 20 kg ganja di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Kurir, Gunter Asawijaya alias Aboy (28), yang berperan sebagai penyedia sekaligus kurir, justru menyerahkan diri dan meminta ditangkap sebelum ganja tiba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia panik saat polisi memeriksa bus nopol BA-7243-NU di pintu masuk pelabuhan, lalu menunjukkan koper hitamnya yang berisi 20 paket ganja kering siap edar.
Penangkapan terjadi Sabtu (25/7) pukul 14.56 WIB dalam pemeriksaan rutin. Gunter mengaku ganja berasal dari Ikhsan alias RD, pemilik ladang di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Transaksinya memakai sistem pay later: ganja dibawa tanpa modal dan dibayar setelah laku seharga Rp 5 juta per kg. Gunter sudah tiga kali terlibat peredaran narkoba dengan Ikhsan. Ia juga dijemput Rio, pemilik ladang ganja lain, sebelum paket disiapkan. Ikhsan dan Rio kini masuk daftar pencarian orang.
Polisi menyita satu HP Redmi. Ganja 20 kg ditaksir bernilai Rp 80.360.000 dan disebut menyelamatkan sekitar 26.787 jiwa dari penyalahgunaan narkotika.
Bagikan
Berita terkait
Empat Remaja Ditangkap di Tanjung Priok, Polisi Temukan 13 Klip Diduga Ganja
VOI · 10 September 2026 pukul 14.20
Bareskrim Tangkap 2 Pengedar Narkoba di Bandung, 5 Kg Ganja Disita
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 12.26
Bareskrim Gagalkan 20 Kg Ganja ke Kampung Bahari, Kurir Pasrah Minta Ditangkap
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.09
Bareskrim Polri Tangkap Buron Kasus Judi Online di Tailan
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 04.00